Kampung “idiot”, Antara Miskin (abadi) dan Mitos

Hai, tadi waktu pelajaran Ilmu Biomedik aku penasaran nih sama penjelasan dosenku tentang banyak sedikitnya yodium yang kita konsumsi itu mempengaruhi IQ dari masing-masing orang. Masalah terbesar masyarakat Indonesia akibat kekurangan yodium adalah penyakit gondok (berita yang sering muncul), kretin, IQ menurun, keguguran pada ibu hamil, serta kerdil.

Nah selama penjelasan dosen tiba-tiba kepikiran aja tentang berita yang pernah aku dengar dulu mengenai gimana bisa ya sebagian besar masyarakat di salah 1 kampung di Ponorogo, Jawa Timur mengalami down syndrom (keterbelakangan mental). Apa ini juga gara-gara kekurangan yodium atau faktor lainnya. seingatku dulu, bukankah desa tersebut terletak didekat hutan(di daerah dekat dengan sumber makanan yang berlimpah), tapi kenapa kok bisa seperti itu. Karena saking penasarannya aku tentang hal itu, akhirnya pertanyaan itu aku lontarkan pada dosenku. Menurut dosenku, masalah di daerah tersebut telah menjadi berita nasional, dan menurut beliau masalah tersebut pernah diteliti oleh peneliti luar negeri. hal yang paling utama penyebab down syndrom itu adalah kurangnya mikronutrien (yodium) baik asupan bagi ibu hamil disana maupun bayi-bayi yang lahir. Karena pembentukan otak terbaik (masa golden age) adalah pada usia janin dalam kandungan hingga 2 tahun setelah kelahiran.

Ingin tahu lebih jelasnya? Aku menemukan artikel tentang kampung “idiot” tersebut di laman sebelah, semoga bisa semakin jelas ya. Check this out, guys 🙂 ==> Kampung “idiot”

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s